Jepara – Awal Nurro’ining, S.Pd., guru di SMK Negeri 3 Jepara, resmi meluncurkan buku perdananya bertajuk Goresan Pena Pendidik. Peluncuran buku yang digelar di Jepara ini menjadi penanda komitmen sang penulis dalam mengembangkan profesionalisme dan literasi di kalangan pendidik.
Awal menjelaskan, karya tersebut lahir dari kebutuhan untuk mengasah kembali keterampilan menulis sekaligus mendokumentasikan pengalaman mengajar dalam bentuk tulisan. “Menulis bukan sekadar menuangkan gagasan, tetapi juga cara menyelaraskan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini,” ungkapnya.
Buku Goresan Pena Pendidik memuat refleksi praktis kehidupan seorang pendidik yang diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi guru-guru lain. “Saya berharap buku ini bisa meningkatkan kepercayaan diri dalam pengembangan profesi, memberi motivasi bagi teman sejawat, dan bahkan menjadi bahan atau media pembelajaran,” ujarnya.
Dalam acara peluncuran tersebut, Awal juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menjadi penyemangat dalam proses kreatifnya. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Ardan, selaku inspirator saya; rekan-rekan sejawat di SMK Negeri 3 Jepara yang selalu mendukung; serta suami dan anak-anak tercinta yang menjadi sumber semangat utama saya,” tutur Awal dengan penuh kehangatan.
Buku ini mengupas berbagai tantangan yang dihadapi pendidik, mulai dari kesulitan dalam menjelaskan materi, kendala metode dan media pembelajaran, hingga pentingnya kedisiplinan, ketertiban, dan pembinaan karakter siswa Gen Z. Di tengah derasnya arus digitalisasi, penulis menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam membentengi siswa agar tetap beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Founder Pusat Pelatihan Guru, Ardan Sirodjuddin, menilai buku tersebut sebagai karya yang melampaui sekadar dokumentasi pribadi. “Buku ini adalah inspirasi yang hidup—undangan terbuka bagi guru di seluruh penjuru negeri untuk bergerak, berbagi, dan terus mengembangkan praktik baik dalam pendidikan. Di era di mana guru dituntut adaptif dan solutif, karya seperti ini menjadi oase yang menyejukkan sekaligus bahan bakar semangat perubahan,” ungkap Ardan.
Ardan yang mengikuti perjalanan penulis dari dekat, mengungkapkan kekagumannya pada konsistensi Awal. Meski rutinitas mengajar sering kali melelahkan, ia tetap menyempatkan diri menulis, merefleksi, dan mendokumentasikan upaya-upaya kecil yang berdampak besar. “Butuh komitmen, kedisiplinan, dan keyakinan bahwa setiap guru memiliki suara yang layak dibagikan. Setiap kisah di ruang kelas menyimpan pelajaran berharga,” tambahnya.
Peluncuran buku ini sekaligus menjadi momentum untuk mengangkat kisah nyata para pendidik di lapangan yang sering tenggelam di balik wacana besar kebijakan pendidikan. Goresan Pena Pendidik diharapkan menjadi katalis yang mendorong para guru untuk terus berkarya dan berbagi pengalaman demi memperkuat peran mereka di tengah perubahan zaman.
“Semoga dengan hadirnya buku ini, dunia pendidikan, khususnya di Jepara dan sekitarnya, semakin bersemangat memanfaatkan tulisan sebagai media perubahan dan inspirasi,” pungkas Awal.

Terimakasih Bp. Ardhan
Luar biasa Ibu. Sangat mengisnpirasi
Keren sekali ibuku tercintaa
Beri Komentar