Jumat, 08-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Jumat Religi di SMKN Jateng Semarang, Kepala Sekolah Ajak Siswa Perkuat Ikhtiar dan Persiapan Masa Depan

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG, 8 Mei 2026 — Suasana khusyuk dan penuh ketenangan menyelimuti Masjid Baitul Ilmi SMKN Jateng di Semarang pada Jumat pagi, 8 Mei 2026. Ratusan siswa dan Guru serta Tenaga Kependidikan mengikuti kegiatan Jumat Religi yang diisi dengan Sholat Dhuha berjamaah dan kultum sebagai bagian dari pembinaan karakter religius di lingkungan sekolah vokasi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 07.40 WIB itu menjadi agenda rutin sekolah dalam membangun keseimbangan antara kecerdasan akademik, keterampilan, dan spiritual peserta didik. Para siswa hadir mengenakan seragam hari Jumat dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh antusias.

Pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah dipimpin oleh Munjawir selaku imam. Setelah pelaksanaan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit atau kultum yang disampaikan langsung oleh Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd.

Dalam tausiyahnya, Ardan menekankan pentingnya membiasakan Sholat Dhuha sebagai bagian dari ikhtiar seorang muslim dalam menjemput rezeki dan keberkahan hidup. Menurutnya, pendidikan karakter religius harus ditanamkan sejak dini agar para siswa tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat dalam menghadapi kehidupan.

“Sholat Dhuha merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk mendapatkan rezeki yang lebih mudah. Anak-anak harus membiasakan diri melaksanakan Sholat Dhuha dan mendoakan kedua orang tua agar diberikan kemudahan rezeki serta keberkahan dalam hidup,” ujar Ardan di hadapan para siswa.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik dan keterampilan teknis semata, tetapi juga oleh kedisiplinan, doa, dan usaha yang dilakukan secara sungguh-sungguh. Karena itu, sekolah terus mendorong siswa agar memiliki kebiasaan positif yang dapat menjadi bekal kehidupan di masa mendatang.

Menurut Ardan, proses belajar yang dijalani siswa di SMKN Jateng di Semarang juga merupakan bagian dari ikhtiar dalam meraih masa depan yang lebih baik. Pendidikan vokasi, kata dia, menjadi jalan bagi para siswa untuk memperoleh kesempatan kerja dan kehidupan yang lebih layak setelah lulus.

“Anak-anak belajar di SMKN Jateng di Semarang ini juga bagian dari ikhtiar untuk mendapatkan rezeki yang mudah setelah lulus sekolah. Karena itu, kalian harus bersungguh-sungguh dalam belajar, disiplin, dan terus meningkatkan kemampuan diri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ardan juga mengingatkan para siswa agar mempersiapkan diri dengan baik dalam menyongsong dunia kerja yang semakin kompetitif. Ia menegaskan bahwa lulusan SMK harus memiliki keseimbangan antara soft skill dan hard skill agar mampu bersaing di dunia industri maupun dunia usaha.

“Kalian harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Perkuat soft skill seperti komunikasi, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika kerja. Selain itu, hard skill juga harus terus diasah agar nantinya siap menghadapi tantangan ketika bekerja,” ungkapnya.

Pesan tersebut disampaikan mengingat tantangan dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga mampu bekerja sama, beradaptasi, dan memiliki karakter yang baik.

SMKN Jateng di Semarang selama ini dikenal tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi akademik dan keterampilan siswa, tetapi juga aktif membangun karakter melalui berbagai program pembinaan keagamaan dan kedisiplinan. Program Jumat Religi menjadi salah satu sarana untuk membentuk pribadi siswa yang religius, berakhlak, dan memiliki semangat belajar tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap para siswa mampu memahami bahwa kesuksesan harus diiringi dengan usaha lahir dan batin. Pendidikan, doa, serta kedisiplinan menjadi bagian penting dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Dengan terselenggaranya kegiatan Jumat Religi secara rutin, SMKN Jateng di Semarang terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga memiliki karakter kuat, religius, dan siap menghadapi tantangan kehidupan maupun dunia kerja di masa depan.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan