Jumat, 08-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

SMKN Jateng di Semarang Gelar Sertifikasi PT BUMA, Perkuat Kelas Industri dan Peluang Rekrutmen Siswa

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Tamuku

SEMARANG, 9 Mei 2026 — SMKN Jateng di Semarang kembali memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui kegiatan Sertifikasi PT BUMA yang berlangsung pada 6–9 Mei 2026. Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kompetensi lulusan sekaligus membuka peluang rekrutmen bagi peserta didik agar lebih siap memasuki dunia kerja profesional.

Program sertifikasi dan uji kompetensi ini diikuti oleh 20 siswa pilihan dari SMKN Jateng di Semarang. Kegiatan diselenggarakan bekerja sama dengan PT. Biru sebagai penyelenggara dan menghadirkan perwakilan dari PT BUMA, yakni Nuryovi dan Nendi, yang secara langsung memberikan penilaian serta pendampingan kepada peserta selama proses sertifikasi berlangsung.

Pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengukuran kemampuan teknis siswa, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun kelas industri yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program tersebut, siswa memperoleh pengalaman langsung terkait standar kerja industri yang sesungguhnya, mulai dari kedisiplinan, keterampilan teknis, hingga kesiapan mental menghadapi tantangan di lapangan kerja.

Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara sekolah dengan PT BUMA. Menurutnya, sertifikasi kompetensi industri merupakan kebutuhan penting bagi siswa vokasi di era persaingan kerja yang semakin ketat.

“Kami menyambut baik kerja sama antara SMKN Jateng di Semarang dengan PT BUMA. Sertifikasi kompetensi dari industri menjadi bekal wajib bagi lulusan SMKN Jateng di Semarang untuk terserap di industri. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga pengakuan kompetensi yang sesuai dengan standar dunia kerja,” ujar Ardan.

Ia menambahkan bahwa sekolah terus berupaya memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai perusahaan nasional guna memberikan peluang yang lebih besar bagi lulusan SMK untuk langsung bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Menurut Ardan, pendidikan vokasi tidak cukup hanya mengandalkan teori pembelajaran di kelas. Kehadiran industri dalam proses pendidikan menjadi faktor penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

“Link and match antara sekolah dengan industri harus benar-benar diwujudkan. Karena itu, kami terus menghadirkan program yang mampu mendekatkan siswa dengan budaya kerja industri secara nyata,” katanya.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta menjalani berbagai tahapan uji kompetensi yang mencakup kemampuan teknis sesuai standar operasional perusahaan. Tim penguji dari PT BUMA melakukan evaluasi terhadap keterampilan peserta secara menyeluruh, mulai dari ketepatan kerja, pemahaman prosedur keselamatan, hingga kemampuan menyelesaikan tugas sesuai target yang ditentukan.

Perwakilan PT BUMA, Nuryovi, mengatakan bahwa kegiatan sertifikasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sejak di bangku sekolah. Menurutnya, siswa SMK memiliki potensi besar untuk berkembang apabila diberikan pelatihan dan standar industri yang tepat.

“Kami melihat antusiasme peserta sangat baik. Mereka menunjukkan semangat belajar dan kemampuan yang cukup kompetitif. Sertifikasi ini menjadi langkah awal untuk mengenalkan budaya industri kepada siswa sejak dini,” ujar Nuryovi.

Hal senada disampaikan Nendi yang menilai bahwa program kolaborasi seperti ini dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan tenaga kerja di industri.

“Dunia industri membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai. Karena itu, kegiatan seperti sertifikasi kompetensi menjadi penting agar siswa memahami standar kerja yang sesungguhnya. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, siswa juga mendapatkan pengarahan mengenai peluang karier dan proses rekrutmen di lingkungan industri. Hal tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi peserta karena mereka dapat memahami secara langsung kompetensi apa saja yang dibutuhkan perusahaan dalam proses penerimaan tenaga kerja.

Guru pendamping dari SMKN Jateng di Semarang, Mada Bayu, turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Ia menilai program sertifikasi industri memberikan pengalaman berharga bagi siswa karena mereka dapat mengukur kemampuan secara objektif berdasarkan standar perusahaan.

“Anak-anak mendapatkan pengalaman yang sangat baik. Mereka belajar bagaimana menghadapi proses sertifikasi profesional dan memahami disiplin kerja industri. Ini menjadi bekal penting bagi mereka setelah lulus nanti,” ujar Mada Bayu.

Para peserta pun tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Selain menjadi pengalaman baru, sertifikasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dengan adanya program Sertifikasi PT BUMA ini, SMKN Jateng di Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul, kompeten, dan siap kerja. Kolaborasi antara sekolah dan dunia industri diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan kebutuhan tenaga kerja nasional.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui sertifikasi kompetensi dan pembinaan kelas industri, lulusan SMK diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu bersaing dan berkembang di dunia industri modern.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan