Senin, 22-06-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Kepala SMKN Jateng Semarang Tekankan Syukur ASN melalui Kinerja Maksimal dalam Apel Pagi GTK

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang — Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya rasa syukur sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang diwujudkan melalui kinerja terbaik saat memimpin apel pagi guru dan tenaga kependidikan (GTK), Senin (22/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung di halaman ruang administrasi SMKN Jateng di Semarang dan diikuti Guru dan Tenaga Kependidikan.

Apel pagi ini menjadi momentum bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen dalam menyongsong tahun pelajaran 2026/2027. Dalam arahannya, Kepala Sekolah menekankan bahwa status sebagai ASN bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan melalui dedikasi dan profesionalisme kerja.

Ardan menyampaikan bahwa rasa syukur atas kesempatan menjadi ASN tidak cukup hanya diucapkan secara lisan, tetapi harus tercermin dalam kualitas kerja sehari-hari. Menurutnya, pengabdian yang optimal merupakan bentuk nyata dari rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan negara.

“Kita patut bersyukur karena telah diberi amanah menjadi ASN. Bentuk rasa syukur itu bukan hanya ucapan, tetapi diwujudkan melalui kinerja terbaik, disiplin, tanggung jawab, dan kontribusi nyata bagi kemajuan sekolah,” ujar Ardan dalam amanatnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa masa libur siswa bukan berarti aktivitas sekolah berhenti sepenuhnya. Justru pada periode ini, guru dan tenaga kependidikan memiliki ruang untuk menyiapkan berbagai perangkat dan perencanaan yang akan menjadi fondasi pembelajaran di tahun ajaran baru.

Menurut Ardan, kesiapan akademik dan administratif menjadi faktor penting dalam memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal sejak hari pertama masuk sekolah. Oleh sebab itu, seluruh GTK diminta memanfaatkan masa jeda ini untuk melakukan evaluasi sekaligus perencanaan secara matang.

“Ketika siswa sedang libur, bukan berarti kita ikut berhenti bekerja. Justru ini adalah waktu strategis untuk melakukan persiapan, menyusun perencanaan, dan memastikan seluruh kebutuhan pembelajaran tahun pelajaran 2026/2027 siap dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga menyoroti penyusunan dokumen kurikulum yang hingga kini masih menjadi pekerjaan prioritas. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat untuk segera menuntaskan penyusunan dokumen sebagai bagian dari data dukung Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP).

Dokumen kurikulum, menurut Ardan, merupakan instrumen penting yang akan menentukan arah pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Kelengkapan dan kualitas dokumen tersebut menjadi cerminan kesiapan institusi dalam mengimplementasikan kurikulum secara sistematis dan terukur.

“Saya minta tugas penyusunan dokumen kurikulum segera diselesaikan. Dokumen ini sangat penting sebagai data dukung Kurikulum Satuan Pendidikan dan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pembelajaran ke depan,” tegasnya.

Selain aspek kurikulum, perhatian khusus juga diberikan pada proses penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Ardan mengingatkan bahwa penilaian SKP akan mulai dilaksanakan pada 25 Juni 2026. Untuk itu, seluruh GTK diminta segera melengkapi serta mengunggah dokumen pendukung ke media penyimpanan daring yang telah disediakan sekolah.

Ia menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam pengumpulan berkas agar proses evaluasi kinerja dapat berjalan lancar dan objektif. Kelengkapan dokumen, menurutnya, menjadi bagian dari budaya kerja profesional yang harus terus dibangun di lingkungan sekolah.

“Penilaian SKP akan dimulai tanggal 25 Juni 2026. Saya harap seluruh GTK segera mengunggah berkas pendukung ke drive yang sudah disediakan. Jangan menunda, karena ketertiban administrasi adalah bagian dari profesionalisme kita,” ungkapnya.

Apel pagi tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian dari seluruh peserta. Arahan yang disampaikan Kepala Sekolah tidak hanya berisi instruksi administratif, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya integritas, tanggung jawab, serta semangat pelayanan dalam dunia pendidikan.

Melalui apel pagi ini, manajemen SMKN Jateng di Semarang berharap seluruh GTK memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menyongsong tahun ajaran baru. Dengan perencanaan yang baik, dokumen kurikulum yang lengkap, serta evaluasi kinerja yang tertib, sekolah optimistis mampu terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik.

Semangat kolaborasi yang ditunjukkan dalam apel pagi ini menjadi sinyal kuat bahwa SMKN Jateng di Semarang berkomitmen menjaga kualitas pendidikan melalui tata kelola yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Di tengah tantangan pendidikan yang terus berkembang, sinergi seluruh elemen sekolah dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan layanan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan