Jumat, 19-06-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

LCC IPS Kabupaten Banyumas Sebagai Ajang Asah Prestasi dan Mental Siswa SMP

Diterbitkan : - Kategori : Berita

PURWOKERTO – Suasana semangat dan antusiasme terlihat memenuhi aula SMK Wijayakusuma Wirotomo Purwokerto pada Kamis, 16 Oktober 2025. Ratusan siswa dari berbagai SMP se-Kabupaten Banyumas berkumpul dalam ajang bergengsi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Mata Pelajaran IPS tingkat Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang rutin diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas ini menjadi salah satu bentuk upaya peningkatan mutu pendidikan dan wadah pengembangan potensi peserta didik dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial.

Kegiatan LCC Mapel IPS ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Drs. Joko Wiyono, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini dalam menumbuhkan semangat kompetisi positif di kalangan siswa. “Dengan adanya LCC IPS, kami berharap siswa dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk bersaing sekaligus mengasah pemahaman dalam mata pelajaran IPS. Lomba ini bukan sekadar adu cepat dan tepat dalam menjawab soal, tetapi juga sarana membangun karakter, semangat belajar, dan kerja sama tim,” ujar Joko Wiyono di hadapan peserta dan guru pendamping.

Menurutnya, IPS bukan hanya pelajaran hafalan tentang sejarah, geografi, atau ekonomi, tetapi juga sarana memahami dinamika kehidupan sosial yang kompleks. “Kegiatan seperti LCC IPS ini dapat menjadi inspirasi bagi Indonesia untuk terus menumbuhkan generasi yang kritis, peduli sosial, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya dengan penuh optimisme.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan siswa dari berbagai SMP negeri dan swasta di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas. Mereka telah melalui seleksi tingkat sekolah sebelum berkompetisi di tingkat kabupaten. Setiap tim terdiri dari tiga siswa yang menunjukkan kemampuan berpikir cepat, pengetahuan luas, serta ketangkasan menjawab berbagai pertanyaan seputar IPS.

Suasana kompetisi berlangsung seru dan menegangkan. Para peserta tampak serius namun tetap sportif dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri. Tepuk tangan dan sorak semangat dari teman-teman sekolah turut menambah semarak suasana. Tak jarang, ekspresi lega terlihat dari wajah peserta yang berhasil menjawab dengan benar.

Kepala SMP Negeri 3 Pekuncen, Esti Purwaningsih, yang turut hadir mendampingi siswanya, menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “LCC Mapel IPS seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa. Selain menambah pengalaman dan memperluas wawasan, lomba ini juga melatih mental mereka untuk bisa bersaing secara sehat dalam bidang akademik, khususnya mata pelajaran IPS,” tuturnya. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar menjadi tradisi yang memperkuat semangat belajar di kalangan pelajar Banyumas.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan LCC IPS juga berfungsi sebagai wadah mempererat hubungan antar sekolah serta memperkuat kerja sama antara guru dan siswa. Para pendamping guru pun terlihat aktif memberikan dukungan dan motivasi kepada anak didiknya, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.

Panitia pelaksana menjelaskan bahwa penilaian dalam LCC ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada sikap, kedisiplinan, dan kerja sama tim peserta. Dewan juri yang terdiri dari guru-guru berpengalaman di bidang IPS menilai setiap sesi dengan objektif dan transparan. “Kami ingin memberikan pengalaman kompetitif yang sehat dan mendidik, bukan hanya mencari juara, tetapi menanamkan nilai-nilai kejujuran dan sportivitas,” ujar salah satu panitia.

Di akhir acara, Kadindik Banyumas memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan guru pendamping yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan akan terus mendukung berbagai kegiatan pengembangan diri bagi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. “LCC IPS ini adalah bagian dari upaya kami membangun ekosistem pendidikan yang bermakna dan membahagiakan. Kami ingin setiap siswa Banyumas tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berkarakter,” tutup Joko Wiyono.

Melalui kegiatan LCC Mapel IPS tingkat Kabupaten Banyumas ini, semangat belajar dan kompetisi sehat di kalangan pelajar semakin menguat. Ajang ini tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga melahirkan pengalaman berharga bagi para peserta yang kelak akan menjadi modal penting dalam perjalanan pendidikan mereka. Banyumas pun kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang siap menginspirasi Indonesia.

Penulis : Humas SMP Negeri 3 Pekuncen Banyumas

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan