SEMARANG-SMK Negeri 10 Semarang menggelar kegiatan Masa Dasar Bimbingan Mental (Madabintal) Konsentrasi Keahlian Konstruksi Kapal Baja Tahun Pelajaran 2025/2026 sebagai upaya membentuk karakter dan ketahanan mental peserta didik sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 20–22 Januari 2026, bertempat di Ruang Aula SMK Negeri 10 Semarang, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X Konsentrasi Keahlian Konstruksi Kapal Baja.
Madabintal menjadi agenda penting dalam rangka pembinaan awal siswa baru agar tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang kuat, disiplin, serta mampu bekerja sama sesuai tuntutan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi dan pembinaan yang menekankan keseimbangan antara kemampuan teknis dan penguatan softskill.
Kegiatan Madabintal secara resmi dibuka oleh Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa proses belajar di sekolah kejuruan tidak cukup hanya mengandalkan penguasaan hardskill di dalam kelas, tetapi juga harus dibarengi dengan pembentukan karakter dan mental yang matang.
“Belajar itu tidak hanya tentang hardskill di kelas, tetapi juga softskill seperti yang dilatih melalui kegiatan ini. Kesadaran diri, pengelolaan emosi, ketahanan mental, rasa percaya diri, empati, tanggung jawab, hingga kemampuan mengambil keputusan merupakan bekal penting bagi siswa untuk menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” ujar Ardan Sirodjuddin saat membuka kegiatan.
Menurutnya, Madabintal dirancang untuk menanamkan nilai-nilai dasar yang akan menjadi fondasi sikap dan perilaku siswa selama menempuh pendidikan di SMK Negeri 10 Semarang. Ia berharap para siswa mampu memanfaatkan kegiatan ini sebagai momentum awal untuk membangun mental yang kuat, disiplin tinggi, serta etos kerja yang baik.
Selama tiga hari pelaksanaan, siswa kelas X Konstruksi Kapal Baja mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pembinaan yang bertujuan meningkatkan kesadaran diri, pengelolaan emosi, ketahanan mental, rasa percaya diri, empati, kecerdasan sosial, integritas, motivasi diri, serta kemampuan mengambil keputusan. Materi tersebut dikemas secara sistematis agar mudah dipahami dan diaplikasikan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari maupun saat praktik kejuruan.
Ketua Konsentrasi Keahlian Konstruksi Kapal Baja, Septiyo Ariyanto menegaskan bahwa Madabintal merupakan agenda tahunan jurusan yang dirancang untuk membentuk mental siswa agar tangguh dan tahan banting. “Madabintal adalah kegiatan tahunan jurusan untuk menanamkan mental tahan banting bagi siswa sejak awal mereka memasuki dunia kejuruan,” ujarnya.
Guru Produktif Konsentrasi Keahlian Konstruksi Kapal Baja, Dian Primayanto, menyampaikan bahwa Madabintal merupakan bagian dari program rutin jurusan yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan siswa menjadi lulusan yang siap kerja dan berkarakter kuat. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya berdampak pada aspek mental, tetapi juga pada kualitas pribadi siswa secara keseluruhan.
“Kegiatan ini selain sebagai bagian dari program rutin Jurusan Konstruksi Kapal Baja, juga mampu membentuk karakter dan mental siswa yang tangguh, disiplin, saling mendukung, saling menghargai satu dengan lainnya, serta meningkatkan kualitas pribadi lulusan agar siap bekerja,” kata Dian Primayanto.
Ia menambahkan bahwa dunia industri menuntut tenaga kerja yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki sikap kerja yang baik, mampu bekerja dalam tim, serta tahan terhadap tekanan pekerjaan. Oleh karena itu, pembinaan mental melalui Madabintal dinilai sangat relevan dengan kebutuhan DUDI saat ini.
Melalui pelaksanaan Madabintal ini, SMK Negeri 10 Semarang berharap siswa kelas X Konstruksi Kapal Baja dapat memiliki kesiapan fisik dan mental yang lebih baik dalam mengikuti proses pembelajaran ke depan. Nilai-nilai kedisiplinan, kekompakan, tanggung jawab, dan etos kerja yang ditanamkan diharapkan mampu membentuk lulusan yang unggul, berdaya saing, serta siap terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan Madabintal juga menjadi wujud komitmen SMK Negeri 10 Semarang dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten di bidang keahlian, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan dinamika dunia industri yang terus berkembang.
Kontributor : Sofiatul Nadziyah, Staf Kesiswaan SMK Negeri 10 Semarang

Beri Komentar