Demak – Suasana penuh semangat mewarnai malam puncak Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Demak 2025 yang digelar di panggung kesenian Tembiring Kabupaten Demak, Rabu (6/8/2025). Dari 60 peserta yang mendaftar, Aditya Rizky Yogananta, siswa kelas XII-10 SMAN 3 Demak, berhasil menyabet gelar Juara Berbakat Mas Duta Wisata Demak 2025.
Ajang bergengsi tahunan ini membuka pendaftaran resmi sejak 14 Mei hingga 14 Juni 2025 melalui link bit.ly/RegistrasiMasMbakDuta2025. Menariknya, kontes ini tidak memungut biaya alias gratis sehingga memberi kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda Demak untuk menunjukkan bakat dan dedikasi mereka.
Adapun persyaratan untuk mengikuti ajang ini cukup ketat. Peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia yang memiliki KTP Demak atau berdomisili di Kabupaten Demak, berusia 17 hingga 24 tahun, dengan tinggi badan minimal 165 cm untuk Mas dan 160 cm untuk Mbak, serta belum pernah menikah. Selain itu, peserta wajib sehat jasmani (dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter), berpengetahuan tentang kepariwisataan, dan memiliki penampilan yang menarik. Kemampuan berbahasa Jawa serta bahasa asing juga menjadi nilai tambah penting.
Seleksi awal menjaring puluhan peserta dari berbagai sekolah, universitas, dan komunitas di Demak. Setelah melalui tahapan penyisihan, terpilihlah 20 finalis terbaik yang berhak melaju ke babak final. Mereka mendapat pembekalan intensif, mulai dari pengenalan kepariwisataan, komunikasi publik, hingga kunjungan langsung ke desa wisata di Demak untuk memperdalam pemahaman tentang potensi lokal.
Keunikan ajang ini terletak pada orientasi penilaiannya. Tidak hanya menitikberatkan pada penampilan fisik atau kemampuan berbicara di depan umum, dewan juri justru lebih menghargai ide-ide visioner, semangat perubahan, dan komitmen nyata terhadap pengembangan pariwisata. Untuk menegaskan keseriusan itu, para finalis diwajibkan menandatangani pakta integritas sebagai bukti kesanggupan mereka menjalankan peran secara aktif sepanjang masa tugas.
“Seorang duta wisata bukan hanya simbol, tetapi agen perubahan yang menjembatani masa lalu dan masa depan. Mereka menjadi penghubung nilai-nilai tradisi dengan sentuhan inovasi, sekaligus perekat antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan pariwisata Demak,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak.
Aditya tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan penonton. Ia menunjukkan bakat istimewa sekaligus pengetahuan mendalam tentang sejarah, budaya, dan potensi wisata Demak. Tak heran jika akhirnya ia mendapat apresiasi khusus dari dewan juri.
“Saya sangat bersyukur bisa membawa nama baik SMAN 3 Demak. Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk terus berkarya dan ikut memajukan pariwisata Kabupaten Demak,” ujar Aditya usai menerima penghargaan.
Ibu Plt Kepala SMAN 3 Demak, Dra. Siti Asiyah, M.M., M.Pd., turut menyampaikan rasa bangganya.
“Prestasi Aditya membuktikan bahwa siswa SMAN 3 Demak tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar di panggung budaya dan pariwisata. Kami berharap ini menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri,” tuturnya.
Kemenangan Aditya Rizky Yogananta menjadi bukti nyata bahwa siswa SMAN 3 Demak tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar di bidang non akademik. Prestasi ini tidak hanya disambut dengan bangga oleh seluruh warga sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Demak untuk berani tampil, percaya diri, dan ikut serta memajukan potensi pariwisata daerah.
Dengan semangat dan peran aktif para duta wisata, Kabupaten Demak diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai Kota Wali, tetapi juga sebagai destinasi wisata budaya, religi, dan alam yang kaya akan potensi.
Penulis : Khilyatul Khoiriyah, Guru SMAN 3 Demak

Beri Komentar