SEMARANG-Suasana halaman Kantor Kecamatan Semarang Utara pada Sabtu, 23 Mei 2026, tampak semarak sejak pagi hari. Ratusan peserta, pendamping, dan masyarakat memadati lokasi pelaksanaan lomba MTQ (Musabaah Tilawatil Qur’an) Tingkat Kecamatan Semarang Utara Tahun 2026. Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, berlangsung meriah dengan penampilan hadroh Al-Husna dari SMKN Jateng di Semarang yang berhasil menarik perhatian para tamu undangan dan peserta.
Ajang tahunan tersebut menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam bidang seni baca Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan masyarakat Kecamatan Semarang Utara. Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan, mulai dari tilawah, tartil hingga kaligrafi Al-Qur’an yang diikuti pelajar dari berbagai sekolah.
Dalam sambutannya saat membuka acara, Siwi Wahyuningsih menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak sekolah yang terus mendukung pengembangan karakter religius generasi muda melalui kegiatan MTQ. Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar perlombaan mencari juara, melainkan bagian dari upaya membentuk akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“MTQ ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai Qur’ani kepada generasi muda. Saya berharap para peserta dapat menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Di tengah ketatnya persaingan, SMKN Jateng di Semarang berhasil mencuri perhatian dengan memborong sejumlah prestasi di berbagai cabang lomba. Para siswa tampil percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri maupun penonton yang hadir.
Pada cabang tilawah, Desnisya Dwi Noer Maharani dari kelas X TITL berhasil meraih Juara 2 setelah menampilkan bacaan Al-Qur’an dengan suara merdu dan teknik tajwid yang baik. Sementara itu, Irsyad Sibhra Al Akbar dari kelas X TP memperoleh Juara 3 pada cabang yang sama.
Prestasi membanggakan juga diraih pada cabang kaligrafi. Elisa Kuntari dari kelas XI TKP sukses menyabet Juara 1 berkat karya kaligrafi yang dinilai memiliki keindahan, ketelitian, dan nilai artistik tinggi. Rekan satu sekolahnya, Devien Brillian Majied dari kelas X TKP, turut menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 2 kaligrafi.
Tidak berhenti di situ, cabang tartil juga menjadi ladang prestasi bagi SMKN Jateng di Semarang. M. Kafa Rizqi Alfiyan dari kelas X TKR berhasil meraih Juara 1 setelah tampil memukau dengan pembacaan Al-Qur’an yang tartil, fasih, dan penuh penghayatan.
Keberhasilan para siswa tersebut mendapat apresiasi dari pembimbing lomba, Nur Khamim. Ia mengaku bangga atas kerja keras para peserta selama proses latihan hingga akhirnya mampu membawa pulang banyak penghargaan.
“Kemenangan hari ini adalah bukti bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Tetap rendah hati dan jadikan ini motivasi untuk terus melangkah lebih jauh, karena usaha dan doa tidak akan pernah membohongi hasil,” katanya.
Menurut Nur Khamim, persiapan para siswa dilakukan sejak jauh hari dengan latihan rutin dan pembinaan intensif. Selain melatih teknik membaca Al-Qur’an dan seni kaligrafi, pembinaan juga difokuskan pada pembentukan mental dan rasa percaya diri siswa saat tampil di depan umum.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah. Dengan dukungan seluruh pihak, ia optimistis para siswa dapat kembali meraih prestasi pada tingkat yang lebih tinggi.
Kebanggaan serupa juga disampaikan Kepala SMKN Jateng di Semarang, Ardan Sirodjuddin. Ia menilai keberhasilan para siswa dalam ajang MTQ menjadi bukti bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga pada pembentukan karakter religius.
“Hasil ini menunjukkan bahwa SMKN Jateng di Semarang tidak hanya mencetak murid dengan kemampuan akademik hebat, tetapi juga membangun karakter religious. Kami bangga atas perjuangan dan prestasi anak-anak dalam lomba MTQ ini,” ujarnya.
Ardan berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ia juga menegaskan bahwa sekolah akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi siswa untuk berprestasi dalam berbagai bidang, termasuk kegiatan keagamaan.
Kemeriahan MTQ Kecamatan Semarang Utara Tahun 2026 ditutup dengan pengumuman para pemenang dan sesi foto bersama seluruh peserta serta tamu undangan. Prestasi yang diraih siswa SMKN Jateng di Semarang menjadi salah satu sorotan utama dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan eksistensi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi berprestasi dan berkarakter Qur’ani.

Beri Komentar