Senin, 25-05-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Tiga Siswa KKO SMAN 3 Demak Sumbang 1 Emas dan 2 Perunggu di Cabor Dayung POPDA Jateng 2025

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Prestasi

DEMAK-Prestasi gemilang ditorehkan siswa SMAN 3 Demak dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2025. Tiga atlet pelajar dari sekolah tersebut berhasil menyumbang medali di cabang olahraga dayung yang digelar di Banjir Kanal Barat, Kota Semarang, 17–18 Juni 2025.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2025 pada 23 Mei hingga 19 Juni 2025, sebagai ajang prestisius bagi para atlet muda. Sebanyak 2.344 pelajar tingkat SMA sederajat dari 35 kabupaten/kota turut berpartisipasi, menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai arena kompetisi, tetapi juga sebagai wahana pembinaan dan pengembangan potensi atlet sejak dini.

Atlet pelajar yang mengikuti  POPDA Jateng 2025 berusia antara 16–18 tahun.  Ajang ini memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang akan mewakili Jawa Tengah pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025, sekaligus menjadi sarana menumbuhkan semangat sportivitas, persatuan, dan kebanggaan daerah.

Event ini bukan hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi hasil pembinaan prestasi olahraga pelajar tingkat daerah. Harapannya, POPDA dapat melahirkan calon atlet nasional yang kelak mampu mengharumkan Jawa Tengah di level nasional, bahkan mengangkat nama Indonesia di kancah olahraga Asia Tenggara, Asia, hingga dunia.

POPDA Jateng 2025 mempertandingkan 21 cabang olahraga mulai dari atletik, bola voli, bulu tangkis, renang, panahan, hingga dayung. Tahun ini, sejumlah venue olahraga di Kota Semarang menjadi lokasi pertandingan, di antaranya Tri Lomba Juang, GOR Sahabat, Stadion Jatidiri, Udinus Satria Sport Centre, hingga lapangan futsal Manunggal Jati.

Adalah Abdullah Jamil, siswa KKO SMAN 3 Demak, atlet muda penuh talenta, yang sukses meraih medali emas pada nomor Single Rowing Pa (Perahu Tunggal Putra). Dengan kekuatan, teknik, dan konsistensi tinggi, Jamil mampu mengungguli lawan-lawannya dan berdiri di podium tertinggi.

Jamil mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya. “Saya tidak menyangka bisa sampai sejauh ini. Latihan keras yang selama ini dijalani akhirnya terbayar. Medali emas ini saya persembahkan untuk orang tua, sekolah, dan Kabupaten Demak,” ujarnya penuh semangat.

Tak kalah membanggakan, rekan satu sekolahnya, Muhammad Farel, juga tampil gemilang dengan merebut juara 3 (medali perunggu) di nomor Single Canoe Pa. Prestasi Farel menambah daftar catatan positif SMAN 3 Demak dalam dunia olahraga pelajar tingkat provinsi. Farel merasa pencapaian ini adalah awal yang baik untuk karier olahraganya. Ia berharap bisa terus berkembang hingga ke tingkat nasional.

Dan satu lagi, Wahyu Puspitasari turut mempersembahkan kebanggaan bagi kontingen Demak. Atlet muda ini berhasil menambah daftar medali dengan meraih juara 3 di nomor Single Canoe Pi (Perahu Tunggal Putri). Meski harus bersaing ketat dengan atlet-atlet tangguh dari berbagai daerah, Wahyu mampu menunjukkan teknik dan semangat juang luar biasa di lintasan air Banjir Kanal Barat.

Raihan perunggu ini bukan hanya membuktikan kemampuan individunya, tetapi juga memperkuat posisi Demak sebagai daerah yang mulai diperhitungkan dalam cabang olahraga dayung. Wahyu mengungkapkan rasa bangganya bisa menyumbangkan medali bagi Demak. “Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Semoga ke depan saya bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” tutur Wahyu dengan senyum sumringah.

Plt Kepala Sekolah SMAN 3 Demak, Dra. Siti Asiyah, M.M., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian anak didiknya. “Kami sangat bangga dengan perjuangan mereka. Kemenangan ini bukan hanya soal medali, tetapi juga hasil dari kerja keras, disiplin, dan doa. Harapan kami, prestasi ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk terus percaya diri, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, pembina KKO SMAN 3 Demak menambahkan bahwa kunci keberhasilan ada pada konsistensi latihan dan mental juara.

“Dayung bukan hanya soal tenaga, tapi juga strategi dan teknik. Anak-anak sudah berlatih keras, dan hasilnya membanggakan kita semua,” katanya.

Pelatih dayung kontingen Demak juga menambahkan bahwa kerja keras para atlet selama latihan terbayar lunas. “Mereka berlatih dengan penuh semangat setiap hari. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras agar bisa tampil lebih baik di ajang berikutnya,” tuturnya.

Kemenangan Abdullah Jamil, Muhammad Farel dan Wahyu Puspitasari bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama SMAN 3 Demak dan mengharumkan nama Kabupaten Demak di kancah olahraga Jawa Tengah. Prestasi ini membuktikan bahwa kerja keras, latihan teratur, dan dukungan sekolah mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.

Penulis : Khilyatul Khoiriyah, Guru SMA Negeri 3 Demak

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan