Semarang, 12 Maret 2025 – SMK Negeri 10 Semarang menjalin kolaborasi strategis dengan Pertamina Lubricants Sales Region IV dalam kegiatan bertajuk Sinergi Program Pertamina Lubricants Sales Region IV dengan SMK N 10 Semarang . Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 10–12 Maret 2025, di Kantor Gojek Semarang, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 320 A, Semarang. Acara ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Kurikulum Merdeka dengan memberikan pengalaman praktik langsung kepada siswa.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman upskilling bagi para siswa jurusan Teknik Sepeda Motor melalui praktik langsung mengganti oli kendaraan para driver Gojek. Dengan melibatkan siswa secara langsung, program ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis tetapi juga membekali mereka dengan pengalaman nyata yang relevan dengan dunia kerja.
“Ini adalah kesempatan luar biasa bagi siswa kami untuk belajar langsung di lapangan,” ujar Suparman, S.Pd., Ketua Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor SMK N 10 Semarang. “Melalui kegiatan ini, siswa dapat mempraktikkan teori yang telah dipelajari di kelas dan mengasah keterampilan mereka dalam situasi nyata.”
Para siswa bertindak sebagai mekanik yang melayani penggantian oli bagi driver Gojek. Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya para driver Gojek, yang dapat menikmati layanan ganti oli berkualitas dari siswa SMK N 10 Semarang.
Ryan Krishna Alandra, Senior Sales Executive Retail Jawa Tengah dari Pertamina Lubricants Sales Region IV, menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan bentuk dukungan perusahaan dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK agar lebih siap bersaing di industri otomotif.
“Kami sangat bangga bisa berkolaborasi dengan SMK N 10 Semarang dalam program ini,” kata Ryan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu siswa mendapatkan pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri. Harapannya, mereka akan lebih siap dan percaya diri saat memasuki dunia kerja nanti.”
Ryan juga menambahkan bahwa program ini sejalan dengan misi Pertamina Lubricants untuk mendukung pendidikan vokasi di Indonesia. “Kami percaya bahwa pendidikan vokasi adalah salah satu kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di era modern,” tambahnya.
Kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Para driver Gojek yang menggunakan layanan ganti oli ini merasakan manfaat langsung dari keahlian siswa. Layanan ini dilakukan secara profesional dengan menggunakan produk oli berkualitas dari Pertamina Lubricants.
“Saya sangat senang bisa mendapatkan layanan ganti oli gratis dari adik-adik siswa SMK N 10 Semarang,” ujar Budi Santoso, salah satu driver Gojek yang hadir. “Selain cepat dan rapi, mereka juga memberikan penjelasan tentang pentingnya perawatan mesin sepeda motor. Ini sangat membantu kami sebagai driver ojek online.”
Bagi siswa, kegiatan ini menjadi ajang untuk mengasah keterampilan teknis serta melatih sikap profesionalisme. Mereka belajar bagaimana berkomunikasi dengan pelanggan, bekerja dalam tim, dan memberikan pelayanan terbaik sesuai standar industri.
Suparman, S.Pd., menuturkan bahwa kerja sama ini bukan hanya sekadar program sementara, tetapi juga langkah awal untuk membuka peluang kerja bagi lulusan SMK N 10 Semarang di masa depan. “Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas ke bidang lainnya,” katanya. “Dengan begitu, siswa kami akan memiliki peluang lebih besar untuk bekerja di industri otomotif setelah lulus.”
Ryan Krishna Alandra juga menyampaikan harapan serupa. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pendidikan vokasi seperti ini. Semoga ke depannya, lebih banyak siswa yang bisa mendapatkan manfaat dari kolaborasi ini,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, SMK N 10 Semarang dan Pertamina Lubricants Sales Region IV membuktikan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri dapat memberikan dampak signifikan bagi pengembangan kompetensi siswa. Dengan kurikulum yang diimplementasikan secara nyata melalui praktik langsung, siswa tidak hanya belajar teori tetapi juga mendapatkan pengalaman yang dapat menjadi modal berharga di dunia kerja.
“Kami berharap siswa kami semakin siap menghadapi tantangan di dunia kerja,” tutur Suparman. “Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka dapat bersaing di industri otomotif dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.”
Kegiatan kolaborasi antara SMK N 10 Semarang dan Pertamina Lubricants Sales Region IV ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia pendidikan dan industri dapat bersinergi untuk menciptakan generasi yang kompeten dan siap bersaing. Dengan fokus pada implementasi Kurikulum Merdeka, program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan siswa tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Seperti yang disampaikan Ryan Krishna Alandra, “Sinergi ini adalah langkah kecil yang kami harapkan dapat memberikan dampak besar bagi masa depan pendidikan vokasi di Indonesia.”
Melalui upaya bersama seperti ini, diharapkan lulusan SMK N 10 Semarang dapat menjadi bagian dari solusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di industri otomotif.

Beri Komentar