UNGARAN-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMK Negeri 1 Tuntang dalam ajang Lomba Pramuka Garuda Berprestasi tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Semarang tahun 2026. Salah satu peserta delegasi sekolah, Muhammad Makhsusun Bil’izzi Imanda dari kelas XII TJKT 1, berhasil meraih Juara 2 kategori Penegak Putra dalam kompetisi bergengsi yang digelar di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang.
Ajang yang sering dikenal sebagai Eagle Scout Awards tersebut merupakan kompetisi prestisius untuk memilih anggota Pramuka teladan dari berbagai golongan, mulai Siaga, Penggalang, hingga Penegak. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anggota Pramuka untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik di bidang akademik, keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, hingga kreativitas dan pengabdian sosial.
Pada pelaksanaan tahun ini, SMK Negeri 1 Tuntang mengirimkan dua peserta terbaik untuk mewakili sekolah dalam kategori Penegak, yakni Khanza Zami Al Muqsita dari kelas XII Tata Busana sebagai peserta putri dan Muhammad Makhsusun Bil’izzi Imanda dari kelas XII TJKT 1 sebagai peserta putra. Keduanya mengikuti rangkaian lomba yang berlangsung sejak pagi hingga petang dengan penuh semangat dan persiapan matang.
Berbagai materi penilaian menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Dewan juri melakukan penilaian secara menyeluruh mulai dari portofolio prestasi akademik dan nonakademik, kecakapan teknis kepramukaan, wawancara bahasa Inggris, hasta karya berupa poster kreatif, proyek produktif, kemampuan seni dan olahraga, hingga keterampilan lapangan seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB), peta panorama, pionering, packing, serta pembacaan tanda jejak.
Kompetisi tersebut tidak hanya menguji kemampuan fisik dan keterampilan teknis, tetapi juga menilai karakter, kedisiplinan, kreativitas, serta kemampuan komunikasi peserta dalam menghadapi berbagai situasi. Para peserta dituntut mampu menunjukkan kecakapan sebagai anggota Pramuka Garuda yang berprestasi dan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
Keberhasilan Muhammad Makhsusun Bil’izzi Imanda meraih posisi Juara 2 menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar SMK Negeri 1 Tuntang. Prestasi tersebut dinilai sebagai hasil dari proses panjang yang telah dilalui melalui latihan rutin, pembinaan intensif, dan penguatan karakter sejak duduk di bangku kelas X hingga kelas XII.
Guru pembina Pramuka SMK Negeri 1 Tuntang mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih peserta didiknya. Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kegiatan Pramuka di sekolah memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi siswa.
“Prestasi ini bukan hasil yang instan. Anak-anak telah melalui proses panjang, latihan, pembinaan, dan berbagai tempaan mental maupun keterampilan selama mengikuti kegiatan Pramuka di sekolah. Kami bersyukur kerja keras mereka membuahkan hasil yang membanggakan,” ujar pembina Pramuka sekolah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Pramuka selama ini menjadi salah satu sarana penting dalam membangun jiwa kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian siswa. Tidak hanya itu, Pramuka juga membuka peluang bagi peserta didik yang memiliki bakat dan potensi untuk berkembang lebih jauh di berbagai bidang.
“Melalui kegiatan Pramuka, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik kehidupan, kerja sama, komunikasi, dan kepedulian sosial. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi masa depan,” lanjutnya.
Muhammad Makhsusun Bil’izzi Imanda mengaku tidak menyangka dapat meraih Juara 2 dalam kompetisi tingkat kabupaten tersebut. Ia mengatakan seluruh tahapan lomba memberikan pengalaman berharga yang tidak akan dilupakan.
“Persiapannya cukup panjang dan penuh tantangan. Kami harus belajar banyak materi, menjaga disiplin latihan, dan mempersiapkan mental. Saya bersyukur bisa memberikan hasil terbaik untuk sekolah dan orang-orang yang sudah mendukung,” ungkapnya.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam lomba adalah menjaga fokus dan konsistensi selama mengikuti seluruh rangkaian penilaian yang berlangsung seharian penuh. Meski melelahkan, pengalaman tersebut justru memberikan motivasi untuk terus belajar dan berkembang.
Sementara itu, Khanza Zami Al Muqsita yang turut menjadi delegasi sekolah menyampaikan kebanggaannya bisa mewakili SMK Negeri 1 Tuntang dalam ajang bergengsi tersebut. Ia berharap pencapaian yang diraih rekannya dapat menjadi penyemangat bagi generasi berikutnya untuk terus aktif dalam kegiatan positif.
“Ajang ini memberikan banyak pelajaran tentang kerja keras, keberanian, dan rasa percaya diri. Semoga ke depan semakin banyak siswa yang tertarik mengikuti kegiatan Pramuka dan berani berprestasi,” katanya.
Keberhasilan siswa SMK Negeri 1 Tuntang dalam Lomba Pramuka Garuda Berprestasi tahun 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan ekstrakurikuler di sekolah tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga mampu melahirkan prestasi nyata di tingkat daerah. Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka masih relevan dalam membentuk generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing.
Momentum kemenangan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif. Selain itu, prestasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi perhatian bagi para pemangku kebijakan agar terus memberikan dukungan terhadap kegiatan pembinaan karakter dan pengembangan bakat siswa melalui Gerakan Pramuka.
Dengan semangat dan dedikasi yang terus dijaga, SMK Negeri 1 Tuntang optimistis mampu melahirkan lebih banyak generasi muda berprestasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: M. Muslih, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang
Editor: Nurul Rahmawati, S.Pd., Guru SMKN 1 Tuntang

Beri Komentar