Kabupaten Semarang — SMA Negeri 1 Susukan, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan komitmennya dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital. Pada Kamis, 25 Juni 2026, sekolah tersebut menyelenggarakan kegiatan In-House Training (IHT) yang berfokus pada transformasi digital dalam manajemen sekolah dan pembelajaran. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) guna mendukung efektivitas kerja profesional.
Pelatihan yang berlangsung di lingkungan SMA Negeri 1 Susukan mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB itu diikuti oleh kepala sekolah, tenaga administrasi, wakil kepala sekolah, hingga para guru. Kegiatan ini digelar sebagai respons atas kebutuhan dunia pendidikan yang kini semakin menuntut kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan AI dalam mendukung tata kelola sekolah dan proses pembelajaran.
Kepala SMA Negeri 1 Susukan, Ova Erliana Widyastuti, S.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons oleh seluruh elemen sekolah. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Dunia pendidikan saat ini bergerak sangat cepat mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, kita tidak boleh tertinggal. Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan AI Gemini secara optimal untuk meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas kerja sehari-hari,” ujar Ova dalam sambutannya.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi AI di lingkungan sekolah harus diarahkan untuk mendukung produktivitas dan inovasi, bukan menggantikan peran manusia sebagai pengambil keputusan utama. Menurutnya, teknologi hanya akan bernilai apabila digunakan secara bijak dan tepat sasaran.
Kegiatan IHT kali ini mengusung tema “Pendampingan Berbasis Kerbasaigem (Kerja Bareng Bersama AI Gemini) Berinovasi untuk Menyusun PROKERMODA (Program Kerja dan Modul Ajar) Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan.” Tema tersebut merefleksikan semangat kolaborasi antara pengawas, pimpinan sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dalam membangun ekosistem kerja yang adaptif terhadap perkembangan digital.
Sebagai narasumber utama, Pengawas Pembina SMA Negeri 1 Susukan, Imron Rosyadi, S.Pd., M.Pd., memberikan pendalaman materi mengenai konsep, fungsi, dan implementasi AI Gemini dalam konteks pendidikan. Ia menekankan bahwa AI seharusnya dipandang sebagai mitra kerja yang dapat memperkuat kreativitas manusia.
“AI bukan alat untuk menggantikan guru ataupun tenaga kependidikan. AI adalah asisten cerdas yang membantu kita bekerja lebih efektif, lebih cepat, dan lebih sistematis. Kreativitas, empati, dan keputusan strategis tetap berada di tangan manusia,” kata Imron Rosyadi.
Dalam sesi pemaparan teoritis, Imron menjelaskan bagaimana AI Gemini dapat digunakan untuk menyederhanakan berbagai tugas administratif dan instruksional yang selama ini memerlukan waktu cukup panjang. Mulai dari penyusunan dokumen perencanaan kerja, pembuatan bahan ajar, analisis kebutuhan pembelajaran, hingga perumusan target kinerja yang terukur dapat dibantu melalui kecerdasan buatan.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar di dunia pendidikan saat ini bukan hanya akses terhadap teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia untuk mengintegrasikannya dalam praktik kerja sehari-hari.
“Banyak sekolah sudah memiliki perangkat digital, tetapi belum semuanya mampu mengoptimalkan penggunaan teknologi tersebut. Karena itu, pendampingan seperti ini menjadi sangat penting agar teknologi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan,” lanjutnya.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik intensif yang dibagi ke dalam dua kelompok utama. Pada sesi manajemen, Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha, serta para Wakil Kepala Sekolah melakukan simulasi penyusunan Program Kerja Sekolah berbasis AI Gemini. Dalam sesi ini, peserta dilatih menyusun perencanaan kerja yang lebih terstruktur, terukur, dan selaras dengan target pengembangan sekolah.
Melalui pendampingan tersebut, peserta mampu memanfaatkan AI untuk merumuskan indikator capaian, strategi implementasi program, hingga evaluasi berbasis data. Pendekatan ini dinilai mampu mempercepat proses perencanaan sekaligus meningkatkan akurasi dalam penyusunan program kerja sekolah.
Sementara itu, pada sesi guru, para pendidik difokuskan pada inovasi penyusunan Modul Ajar yang lebih interaktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Dengan memanfaatkan AI Gemini, guru diajak mengeksplorasi berbagai model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa di kelas.
Sejumlah guru mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut karena mendapatkan pengalaman baru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi. Penggunaan AI dinilai mampu membantu guru menghasilkan ide-ide segar dalam penyusunan materi ajar tanpa mengurangi sentuhan pedagogis yang menjadi inti pembelajaran.
Hasil dari kegiatan IHT ini menunjukkan capaian yang signifikan. Seluruh peserta berhasil menyusun dokumen Program Kerja yang lebih komprehensif dan sistematis. Dokumen tersebut mencakup target kerja untuk Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha, Wakil Kepala Sekolah, hingga pengelola laboratorium dan perpustakaan.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa transformasi digital di SMA Negeri 1 Susukan telah memasuki tahap implementasi nyata. Sekolah tidak hanya memahami pentingnya teknologi, tetapi juga mulai mengintegrasikannya ke dalam sistem kerja dan budaya organisasi.
Kegiatan IHT ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol sinergi dan komitmen seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi. Momen penutupan tersebut sekaligus menegaskan tekad SMA Negeri 1 Susukan untuk terus bergerak maju sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, SMA Negeri 1 Susukan menegaskan posisinya sebagai sekolah yang siap menghadapi masa depan pendidikan berbasis digital. Pemanfaatan AI Gemini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan mutu manajemen sekolah dan kualitas pembelajaran, sehingga mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang lebih efektif, modern, dan berdaya saing.

Beri Komentar