Rabu, 15-04-2026
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat
  • Website Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan SahabatWebsite Ardan Sirodjuddin menerima tulisan artikel Guru, Kepala Sekolah dan Praktisi Pendidikan dalam Kolom Tulisan Sahabat

Workshop Penulisan Karya Ilmiah GTK Jateng 2026 Resmi Dibuka, Dorong Publikasi dan Inovasi Pembelajaran

Diterbitkan : - Kategori : Balai Besar / Berita

Karanganyar – Kegiatan “Pembukaan Workshop Penulisan Karya Ilmiah Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026” resmi digelar pada Selasa (7/4/2026) di Kantor BBGTK Jateng, Kp. Dadapan, RT 06/07, Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar. Workshop yang berlangsung selama empat hari hingga Jumat (10/4/2026) ini menjadi wadah strategis bagi para guru dan tenaga kependidikan (GTK) untuk meningkatkan kapasitas dalam menulis karya ilmiah sekaligus mendorong publikasi di jurnal akademik.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Tim Kemitraan dan Fasilitasi BBGTK Jateng, Aulia Nurul Huda. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya budaya menulis di kalangan GTK sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Tengah. Menurutnya, kemampuan menulis karya ilmiah tidak hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi juga sarana untuk menuangkan gagasan, inovasi, dan praktik baik dalam pembelajaran.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menerbitkan artikel pada Jurnal BBGTK, Education Transformation. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pencerahan tentang penulisan artikel ilmiah bagi GTK,” ujar Aulia dalam sambutannya di hadapan peserta workshop.

Ia menambahkan, melalui workshop ini, para peserta diharapkan mampu memahami secara komprehensif proses penulisan karya ilmiah, mulai dari perumusan ide, penyusunan kerangka tulisan, hingga teknik publikasi di jurnal yang bereputasi. Dengan demikian, hasil karya para guru dan tenaga kependidikan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan.

Workshop ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Tengah yang terdiri atas guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mendapatkan materi dari narasumber berpengalaman di bidang penulisan ilmiah, termasuk praktik langsung penyusunan artikel yang siap dipublikasikan.

Suasana antusias terlihat sejak hari pertama pelaksanaan kegiatan. Para peserta tampak aktif berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman terkait penulisan karya ilmiah. Hal ini menunjukkan tingginya minat GTK dalam mengembangkan kompetensi literasi akademik.

Salah satu peserta, Mokhamad Sabil Abdul Aziz dari SMKN Jateng di Semarang, mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai workshop ini sangat relevan dengan kebutuhan para guru saat ini yang dituntut untuk terus berinovasi dan mendokumentasikan praktik pembelajaran dalam bentuk tulisan ilmiah.

“Saya merasa senang dan terhormat menjadi salah satu bagian dari workshop ini. Kemudian, workshop ini sangat membantu GTK dalam menyampaikan ide gagasan dan inovasi dalam pembelajaran,” ungkap Aziz saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, selama ini masih banyak guru yang memiliki ide dan inovasi pembelajaran yang baik, namun belum mampu menuangkannya dalam bentuk karya ilmiah yang sistematis. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini dinilai sangat penting untuk menjembatani kebutuhan tersebut.

Selain memberikan pemahaman teknis, workshop ini juga diharapkan mampu membangun kepercayaan diri para GTK dalam menulis dan mempublikasikan karya mereka. Dengan adanya pendampingan dari narasumber dan fasilitator, peserta diharapkan dapat menghasilkan artikel yang layak terbit di Jurnal BBGTK, Education Transformation.

Penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian dari komitmen BBGTK Jateng dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dan tenaga kependidikan di wilayahnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir lebih banyak karya ilmiah berkualitas yang dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi dunia pendidikan, khususnya di Jawa Tengah.

Dengan berlangsungnya workshop selama empat hari ke depan, para peserta diharapkan dapat memaksimalkan kesempatan ini untuk belajar, berlatih, dan menghasilkan karya terbaik. Pada akhirnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga momentum untuk memperkuat budaya literasi dan inovasi di kalangan guru dan tenaga kependidikan.

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan